Cara memisahkan admin backend dan frontend di Codeigniter

Codeigniter-3.0.2

Berawal dari rasa penasaran saya terkait cara memisahkan folder admin backend dan frontend di codeigniter akhirnya saya pun mencoba bereksperimen sendiri dengan CI 3.0.2 dan setelah saya terapkan ternyata berhasil.

Rasa penasaran saya muncul ketika setiap project dikantor yang dikerjakan oleh teman-teman saya selalu menerapkan struktur admin backend dan frontend dan menurut saya masih kurang. Setelah saya coba dan berhasil yang ada dipikiran saya cara ini yang lebih baik ketimbang cara yang teman-teman saya gunakan.

Jika cara teman-teman saya dengan membuat dua buah Codeigniter, CI yang pertama diextract terlebih dahulu lalu copy-kan ke htdocs / www, kemudian buat folder admin dan copy-kan lagi CI ke dalam folder admin tersebut. Jika menurut saya cara yang teman saya gunakan akan menjadikan filesize dari project itu menjadi semakin besar karena terdapat dua CI.

Saya telah mencoba dan mempraktekkan cara yang menurut saya lebih baik ketimbang cara yang teman-teman saya pakai. Perbedaannya hanya pada folder system.

Berikut cara memisahkan admin dan frontend :

1. Pertama anda extract Codeigniter(CI) ke htdocs / www
2. Buat folder admin di dalam hasil extract-kan tadi
3. Copy kan folder application ke dalam folder admin
4. Copy kan juga index.php dan file .htaccess ke dalam folder admin
5. Ubah :

$system_path = 'system';

edit menjadi

$system_path = '../system';

( karena saya hanya menggunakan satu buah folder system saja )

6. Ubah juga base_url di file config.php sesuaikan saja dengan nama folder admin
7. Jangan lupa mengatur file .htaccess seperti berikut :

## LOCAL HTACCESS ###

RewriteEngine on 
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f 
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d 
RewriteRule .* index.php/$0 [PT,L]

Jika semua konfigurasi diatas telah dilakukan kini coba anda buat file controller dan view baru untuk mengetes sudah berjalan atau belum.

Jika tidak mau ribet buat saja controller seperti dibawah ini :

<?php
defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');

class Tesadmin extends CI_Controller {
   public function index()
   {
           $this->load->view('v_tesadmin');
   }
}

simpan di folder controller dengan nama Tesadmin.php

<!DOCTYPE html>

<html>
<head>
     <title>Tes Admin</title>
</head>
<body style="margin:0 auto;padding:0;">

<div style="text-align: center;">
     <h1>Selamat anda berhasil membuat backend dan frontend</h1>
</div>

</body>
</html>

simpan di folder view dengan nama v_tesadmin.php

Kesimpulan :
– Bila menggunakan Codeigniter, kita bisa membuat banyak application di beberapa folder tidak cuma admin saja, dan hanya menggunakan satu folder system.
– Semua application tersebut tergantung dari file index.php dan file index.php tersebut juga bisa diganti dan dipindah lokasinya dan konfigurasinya sama seperti folder admin.

Jika mau mendalami Codeigniter (CI) khususnya CI versi 3.0.2 bisa belajar dari Dokumentasi yang diberikan di websitenya http://www.codeigniter.com/user_guide/.(iwn)

4 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *