Mengenal Framework Javascript

Bagi yang bingung dengan framework javascript itu artinya anda belum mengenal framework javascript karena saat ini sudah banyak macamnya, saya akan berikan penjelasan singkat berdasar dari banyak sumber yang saya baca.

famework-javascript

Agar lebih memudahkan kita dalam memahami framework javascript mana yang harus digunakan saya coba bagi menjadi beberapa bagian :

1. Fungsi dan tujuan Framework Javascript

Bagi yang masih kesulitan terkait apa itu fungsi dan tujuan javascript framework saya coba rangkum penjelasan dari beberapa sumber diantaranya :

  • Mempermudah seorang programmer ketika akan membangun project aplikasi baru berbasis client side javascript
  • Membuat script koding menjadi lebih readable dan human friendly
  • Struktur koding yang rapih karena setiap kode berada di tempat-tempat yang sesuai porsinya
  • Dengan struktur yang rapih memudahkan programmer menelusuri kembali koding sebelumnya dan lebih mudah dalam proses pengembangan aplikasi menjadi lebih besar
  • Karena javascript ini client side maka source code akan lebih banyak diletakkan pada sisi komputer client ( Client side ), namun dapat juga digunakan seimbang dengan server side.
  • Dengan hadirnya konsep SPA (Single Page Application) pada Javascript framework memungkinkan resource aplikasi di load pada satu halaman. Setelah seluruh resource aplikasi berada pada satu halaman maka aplikasi akan berjalan dengan lebih cepat tanpa melakukan reload ulang
  • Hadirnya third party untuk beberapa javascript framework tertentu sangat membantu dan mempermudah ketika akan membangun berbagai aplikasi smartphone yang menggunakan teknologi web

2. Javascript di berbagai jenis platform

Sekarang ini sudah banyak bertebaran tutorial maupun dokumentasi framework-framework javascript yang digunakan untuk membuat aplikasi mobile seperti :

  • Untuk membangun aplikasi web berbasis javascript
  • Untuk membangun aplikasi desktop menggunakan Electron dan NWJS.
  • Untuk membangun berbagai jenis aplikasi Smartphone Hybrid seperti Cordova ( Sebagai pembungkus untuk dijadikan APK ) dan Ionic (base on angular js) / Quasar (base on vue js) ( Semacam Framework untuk tampilan Frontend )
  • Untuk membangun aplikasi Smartphone Native seperti React native (base on react js) atau Weex (base on vue js)
  • Untuk membangun aplikasi server side seperti Web, Socket, API (NodeJs)

3. Kegunaan Grunt dan Gulp

Ada beberapa orang yang bertanya mengenai Grunt dan Gulp beserta kegunaanya. Dari yang sudah saya baca kegunaan grunt lebih banyak ke otomatisasi task, biasanya untuk building dan compiling. Karena untuk membangun sebuah aplikasi tidak cukup hanya dengan menggunakan 1 framework javascript, pasti akan lebih banyak menggunakan javascript saya asumsikan disini kita menggunakan 3 framework javascript ( vue js,react js, angular2 ) lalu menggunakan environment builder seperti ES6 babel di file-file terpisah lalu kemudian dicompile jadi satu menjadi file javascript. Sehingga tidak perlu lagi mengetik berulang-ulang perintah build dll, dengan grunt kita hanya cukup setting otomatis build.

Untuk gulp sendiri adalah sebuah build tool yang biasanya digunakan untuk automated task / task runner. Contoh simpelnya gulp biasanya kita pakai untuk meminify file css, html, dan javascript menjadi satu kesatuan. Tujuannya adalah tak lain dan tak bukan untuk mempercepat pemprosesan ketika sebuah file javascript / css diload.

Mungkin itu sedikit penjelasan dari saya terkait framework javascript. (iwn)
Source : https://www.sekolahkoding.com/forum/framework-javascript

Leave a Reply